Apa perbedaan hamil anggur dan hamil diluar kandungan?

kehamilan etopikSelasa kemarin, aku nemenin tetangga di RS bantu ngurus berkas-berkas tas Lab. Ternyata tetanggaku postif hamil, tentu bahagia mendengar kehamilan. Tapi sayang ini bukan kabar bahagia, beliau Postif hamil diluar kandungan dan menurut dokter beliau harus operasi karena kalau tidak segera diangkat akan membahayakan si ibu. Ada yg bilang tetanggaku itu hamil anggur.
Dalam benakku hamil diluar kadungan dan hamil anggur itu sama, ternyata setelah aku search beda.
Yukk simak biar tau bedanya.

Hamil anggur atau Mola hidatidosa adalah kehamilan abnormal berupa tumor jinak yang terjadi sebagai akibat kegagalan pembentukan “bakal janin”, sehingga terbentuk jaringan permukaan membran (vili) mirip gerombolan buah anggur.
Tumor jinak mirip anggur tersebut asalnya dari trofoblas, yakni sel bagian tepi ovum atau sel telur, yang telah dibuahi, yang nantinya melekat di dinding rahim dan menjadi plasenta (tembuni) serta membran yang memberi makan hasil pembuahan.
Bagaimana terjadinya ?
Hamil anggur atau Mola hidatidosa dapat terjadi karena:
* Tidak adanya buah kehamilan (agenesis) atau adanya perubahan (degenerasi) sistem aliran darah terhadap buah kehamilan, pada usia kehamilan minggu ke 3 sampai minggu ke 4.

Hamil di luar kandungan atau dalam istilah medis kehamilan ektopik, jika terlambat diketahui akan membahayakan nyawa si ibu. Bayangkan saja, janin yang seharusnya tumbuh dan berkembang di rahim ternyata tumbuh di tempat yang bukan semestinya, yaitu di saluran tuba falopii, kornu (tanduk rahim), atau bahkan di dalam rongga perut.
Nah, jika kehamilan membesar, sangat mungkin organ tempat tumbuh janin itu akan pecah dan memicu perdarahan hebat di dalam perut. Si ibu akan mengalami anemia, pucat, lemas, mengalami sesak napas hingga pingsan. Jika terlambat ditolong maka akan mengakibatkan kematian.Penyebab
1. Calon ibu memiliki masalah kesehatan pada saluran tuba falopii, bisa jadi penyumbatan atau penyempitan. Saluran tuba falopii adalah jalan masuk sel hasil konsepsi (pembuahan) ke dalam rahim. Jika terjadi kelainan tuba falopii, hasil konsepsi tak bisa masuk sampai ke dalam rahim dan tetap tinggal di saluran tuba falopii dan membesar, hingga terjadilah kehamilan di luar rahim.
2. Calon ibu menderita infeksi akibat penyakit GO (gonorrhea) ataupun radang panggul. Hal inilah yang menyebabkan ibu yang menderita keputihan harus melakukan pemeriksaan untuk memastikan gejala yang di deritanya adalah tanda infeksi atau hanya keputihan yang bersifat fisiologis.
3. Adanya tumor atau perlekatan-perlekatan dalam rongga perut yang mengakibatkan gangguan pada tuba falopii.
4. Calon ibu pernah mengalami kehamilan ektopik sebelumnya atau pernah melakukan bedah caesar.
* Aliran (sirkulasi) darah yang terus berlangsung tanpa bakal janin, akibatnya terjadi peningkatan produksi cairan sel trofoblas (bagian tepi sel telur yang telah dibuahi) .
* Kelainan substansi kromosom (kromatin) seks.
Penyebab pasti belum diketahui, tetapi diduga pencetusnya antara lain kekurangan gizi dan gangguan peredaran darah rahim
materi referensi:
Bagian hamil di luar kandungan oleh (dr.Etisa Adi Murbawani)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s